Tutup Menu

Jelang Hari Raya, Bupati Maros Imbau Pejabat dan ASN Tolak Gratifikasi

Kamis, 28 Maret 2024
Bupati Maros, Dr Chaidir Syam. (Foto: Ist)
    
Pos Timur, MAROS - Menjelang hari raya idul fitri tahun 2024, Bupati Maros melarang pejabat penyelenggara negara dilingkup Pemerintah Kabupaten Maros menerima pemberian uang atau hadiah karena berpotensi menjadi gratifikasi.

Larangan Bupati Maros tersebut tertuang dalam surat edaran berupa larangan melakukan gratifikasi seperti misalnya pemberian uang, bingkisan parcel, fasilitas, dan bentuk pemberian lainnya kepada pejabat pemerintah, Anggota DPRD, dan para pegawai negeri.

Chaidir berdalih bahwa larangan itu sebagai respon atas himbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar ada pencegahan dini dan pengendalian gratifikasi jelang hari raya.

Ketua DPD Partai PAN Maros itu juga mengimbau kepada para jajaran direksi BUMN/BUMD, perusahaan serta korporasi agar tidak melakukan gratifikasi, ujarnya kepada media, Kamis (28/3/2024).

Namun, Chaidir mengatakan suatu hari apabila ada yang menerima gratifikasi berbentuk bingkisan makanan dan minuman yang mudah kadaluarsa agar sekiranya melaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Inspektorat Daerah Maros serta menyalurkan kepada panti asuhan atau pihak lain yang membutuhkan sebagai bantuan sosial.

Tak hanya itu, Chaidir juga melarang pejabat dan ASN meminta dana THR. (roef)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media PosTimur.net