Tutup Menu

Tanggapi Santai Issu Pilkada 2024: Suhartina Sebut Chaidir Syam Masih Tetap Komitmen Bersama

Rabu, 27 Maret 2024
Chaidir-Suhartina kompak saat pawai Piala Adipura ke-8 keliling kota Maros beberapa hari yang lalu. (Foto: Humas)
    
Pos Timur, MAROS - Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari menanggapi santai mengenai kabar yang beredar bahwa Pilkada Maros 2024 peluang Hati Kita Keren jilid 2 sangat kecil.

Ada anggapan bahwa Suhartina yang saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Maros sangat kecil kemungkinan untuk tetap mendampingi Chaidir Syam pada Pilkada 2024 mendatang.

Issu tersebut menguat pasca hasil Pemilu 2024 yang menempatkan Partai Amanat Nasional (PAN) kembali meraih perolehan kursi paling banyak di DPRD Kabupaten Maros, yakni sebanyak 12 kursi.

Itu artinya dipastikan posisi Ketua DPRD Maros akan direbut PAN dari Partai Golkar, sekaligus menjadi signal pada Pilkada 2024 partai yang dipimpin Bupati Maros Chaidir itu sudah memiliki tiket untuk mengusung sendiri calon kepala daerah tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PAN Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Irfan AB membenarkan partainya akan kembali mengusung Chaidir sebagai calon Bupati Maros 2024 dengan menggandeng kader internal PAN sebagai calon Wakil Bupati Maros.

Menurut Irfan, potensi Chaidir untuk kembali berpasangan dengan Suhartina dalam Pilkada Maros belum pasti," kata dia dikutip dari media, Rabu (27/3/2024).

Sementara, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan tetap optimis akan berpasangan dengan Chaidir di Pilkada 2024.

Hingga saat ini komunikasi dia dengan Bupati Maros Chaidir Syam masih sangat baik dan keduanya memiliki komitmen untuk tetap bersama-sama, ujar Ketua Golkar Maros itu dalam keterangan tertulis kepada Pos Timur.

"Kakak Chaidir sama saya berkomitmen sampai sekarang dan insha Allah kami akan tetap bersama," tandasnya.

Namun Suhartina menilai adalah hak setiap orang yang memiliki keinginan untuk mencalonkan sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati Pilkada 2024, yang penting tidak menggangu pasangan lain yang selama ini berjalan harmonis.
 
"Bagi yang ingin maju pilkada juga, bagusnya bentuklah pasangan lain. Jangan motong jalan pasangan yang sudah ada, " imbuh Suhartina.

Dia juga membeberkan bahwa pasangan Chaidir-Suhartina memiliki sejarah dan konflik sebelum fix berpasangan pada Pilkada 2020 lalu, bahkan ada yang menilai pasangan dengan tagline Hati Kita Keren tidak akan mampu meraih kemenangan.

"Kami pasangan punya sejarah dan konflik besar sebelum bersama. Ada yang tidak setuju, ada yang tidak mau, dan ada yang malah menghitung kami tidak bakalan menang. Dan kami membuktikan bahwa semua itu tidak benar," pungkasnya 

Lanjut dia, sekarang saat semua kondisi bagus, ada pihak kayak datang pahlawan kesiangan. (roef)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media PosTimur.net