Tutup Menu

Wawan Mattaliu: Jika Kami Gagal Lolos DPR RI itu Kekalahan Warga Maros

Minggu, 28 Januari 2024
Caleg DPR RI Dapil Sulsel 2 nomor urut 5 dari Partai PKB, Wawan Mattaliu menjadi pembicara dalam acara Ngobrol Pintar (NGOPI) yang dilaksanakan Azmara Law Office. (FOTO: ALO)
    
Pos Timur, MAROS - Ngobrol Pintar (NGOPI) bersama calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil Sulsel 2 yang diselenggarakan Azmara Law Office dihadiri empat caleg putra daerah asal Kabupaten Maros bertempat di Kopi Pagi, Sabtu (27/1/2024).

Caleg DPR RI dari Partai PKB nomor urut 5, Wawan Mattaliu mengatakan orang Maros harus menyadari bahwa momentum Pemilu 2024 adalah perjuangan penting masyarakat Kabupaten Maros untuk mengubur mitos bahwa orang Maros tak mampu mendudukkan wakil di senayan.

"Yang kita lakukan saat ini menggoda warga Maros untuk mau bersepakat memaksimalkan dukungan untuk putra daerah asal Kabupaten Maros agar dapat lolos DPR RI," terang Wawan.

Secara geografis, Kabupaten Maros berada disebelah utara pusat ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadikannya sebagai kabupaten penyangga dari Kota Makassar yang merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia.

Maros, lanjut Wawan, membutuhkan sentuhan dana APBN yang besar untuk meningkatkan pembangunan berbagai aspek. Sementara, suntikan dana besar dari APBN hanya wakil rakyat di DPR RI yang merefresentase Maros bisa serius berjuang untuk tanah kelahirannya.

Founder Laskar Orang Biasa (Lorsa) itu juga berharap kepada warga Maros agar merubah pandangan politiknya dalam menentukan hak pilih untuk caleg DPR RI dengan menjadikan fungsi keterwakilan atau refresentase sebagai pertimbangan utama menentukan pilihan.

"Pemihakan politik masyarakat Maros terhadap para kompetitor putra daerah merupakan jihad politik yang tak dapat ditawar dengan apapun, karena mimpi warga Maros untuk memiliki wakil rakyat sebagai refresentatif Kabupaten Maros harus tuntas pada Pemilu 2024 mendatang," tegasnya.

Anggota DPRD Sulsel dua periode itu menegaskan jika kami para caleg DPR RI putra daerah kalah maka itu berarti kegagalan masyarakat Kabupaten Maros.

"Jika putra daerah tidak ada yang lolos DPR RI Pemilu 2024, jangan salahkan kami. Kekalahan itu adalah kegagalan warga Maros karena tidak bersatu," tandasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat Maros bahwa pertarungan ini bukan soal dirinya saja. Jika tak mau pilih Wawan, ada Nurhasan, Tajerimin, Tazkiya maupun caleg lokal lainnya yang berasal dari Maros.

Sebagai informasi, acara NGOPI yang dilaksanakan secara hibryd tersebut, empat caleg DPR RI yang hadir, yakni Nurhasan PAN nomor 2, Tazkiyatun Nafsiyyah PKS nomor 6, Wawan Mattaliu PKB nomor 5.

Sedangkan, caleg DPR RI Andi Tajerimin dari Partai Gerindra nomor 5 hadir secara virtual dan turut menjadi pembicara dari Tokyo, Jepang.

Enam caleg DPR RI yang tidak hadir, yakni Sahiruddin  Nasdem, Hatta Rahman PPP, H Abdul Kadir (Puang Leppakomai) Demokrat, Dr Mulyadi PKB, Ida Rahmy Chalid Gerindra, Nikmat Baddare Situru PKS. (oca)

Dapatkan Info Teraktual dengan mengikuti Sosial Media PosTimur.net